'Guru Ngaji' Mengajar dengan Ikhlas Lahir dan Batin



...

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film drama terbaru dari Chanex Ridhall Pictures siap diluncurkan pada Maret mendatang. Berjudul 'Guru Ngaji' film drama keluarga dengan sentuhan cerita religi ini mengangkat kisah dari keprihatinan terhadap nasib dan kesejahteraan guru ngaji di Indonesia. Pengambilan gambar pada film yang berdurasi 100 menit ini, telah selesai dilakukan tahun lalu di Jakarta, Boyolali, dan Sukoharjo, Jawa Tengah.


Dengan pemeran utama Donny Damara, Guru Ngaji bercerita tentang dilema seorang Mukri (Donny Damara) yang selama ini ikhlas mengajar baca Alquran di Desa Tempuran tanpa mengharap balasan materi. Untuk tetap bisa mencukupi kebutuhan keluarga, Mukri terpaksa mengambil pekerjaan sampingan sebagai badut di sebuah pasar malam. Istrinya Sopia (Dewi Irawan) dan anaknya Ismail (Akinza Chevalier) tidak tahu kalau Mukri kerap bersepeda ke desa sebelah untuk menghibur pengunjung pasar malam di sana.


Rahasia tentang pekerjaan, kata Donny, membuat Mukri seringkali merasa gelisah. Ia merasa, guru ngaji adalah sosok yang harusnya dihormati. Namun, kegalauannya menumbuhkan pikiran bahwa ia malah mencari uang dengan menjadikan dirinya bahan tertawaan orang di atas panggung hiburan.


Mukri juga khawatir keluarganya menjadi bulan-bulanan warga desa bila rahasianya terkuak. Hanya rekan duet badut Mukri yang bernama Parmin (Ence Bagus) yang tahu soal rahasia tersebut. Setiap hari, dua sahabat ini kompak berbagi kesah dan mengejar mimpi masing-masing. Mukri berjuang mencari nafkah agar kehidupan keluarganya tercukupi. Parmin ingin memenangkan hati Rahma (Andania Suri) yang juga ditaksir pemuda bernama Yanto (Dodit Mulyanto).


Bocoran klimaks pada film muncul ketika pemilik pasar malam Koh Alung (Verdi Solaiman) mendapat tawaran dari Kepala Desa Tempuran (Tarzan) untuk menampilkan duet badut Mukri dan Parmin di pesta ulang tahun anaknya. Sebab, di saat yang sama, Mukri selaku guru ngaji pun harus menerima permintaan Pak Kepala Desa untuk memimpin doa di acara tersebut.


Diperankan oleh Donny Damara sebagai Mukri, Dewi Irawan sebagai Sopia, Akinza Chavelier sebagai Ismail dan Andania Suri sebagai Rahma, film ini menawarkan sebuah drama keluarga yang berbeda dan tidak menggurui. Sentuhan nilai-nilai religi yang ada di film Guru Ngaji memberi penonton sebuah gambaran mengenai kehidupan guru ngaji di berbagai daerah di Indonesia. Selain soal agama, film Guru Ngaji juga sarat dengan pesan mengenai persahabatan, kejujuran, ketulusan dan toleransi. Kehadiran pelawak dari tiga era berbeda, mulai dari Tarzan, Ence Bagus hingga Dodit Mulyanto.


Produser Rosa Rai Djalal sebelumnya menggarap film religi berjudul Iqro. Bersama Chanex Ridhall Pictures, Rosa telah berperan dalam banyak judul film sebagai Eksekutif Produser, seperti Bukaan 8, Stay With Me, Jejak Dedari dan Lelawa. Selain mempersiapkan peluncuran film "Guru Ngaji," Rosa dan Chanex Ridhall Pictures juga tengah menggarap film drama lain berjudul "Pacu Itik" yang akan memulai proses syuting pada Februari 2018.

Sumber : http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/18/01/12/p2fxps396-guru-ngaji-mengajar-dengan-ikhlas-lahir-dan-batin




© 2018 Guru Ngaji dan Badut Maksimal. All rights reserved , Powered By nanangkristanto.com